Akuntansi dan Pajak Perusahaan MYOB

Belajar SEO ( Search Engine Optimization )

SEO ( Search Engine Optimization ) merupakan teknik optimasi website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari dengan tujuan agar jumlah kunjungan website kita meningkat, dengan besarnya jumlah kunjungan terhadap situs kita, apalagi bersifat komersial, maka kemungkinan terjadinya transaksi bisnis menjadi semakin besar.
Ada hal-hal yang perlu dipelajari adalah :

Belajar mencari Keyword yang tepat

Belajar Mencari Keyword Yang Tepat. Belajar mencari keywords yang tepat adalah hal yang paling penting untuk di lakukan.

Jangan mengabaikan hal ini, karena inilah pondasi utama bagi situs kita. Adalah hal yang paling kritis bagi kita untuk meneliti dan mencari keywords yang paling tepat bagi situs yang kita miliki.

Sisihkan waktu untuk mencari keywords yang tepat, setelah itu baru anda akan menikmati hasilnya. Jika anda gagal pada tahap ini, maka kesempatan anda untuk mendapat top 10 rangking pun akan gagal.

Belajar Apa itu Keywords ?

Disini kita akan belajar untuk lebih memahami lagi apa yang dimaksud dengan keyword. Dalam konteks, keywords adalah apa yang di masukkan oleh seseorang pada google untuk mencari suatu informasi tertentu.

Biasanya orang memasukkan antara 2 sampai 5 kata, biasa diistilahkan juga sebagai phrases atau yang biasa disebut juga search phrases, keyword phrases, query phrases, atau cuma keywords saja, semuanya mengandung arti yang sama.

Keywords yang paling penting bagi kita adalah yang terbaik dan paling relevan dalam search phrases, yang anda inginkan situs anda akan di temukan pada halaman hasil pencarian dari google pada saat seseorang menggunakan keywords atau kata tersebut dalam pencariannya.

Keyword yang baik haruslah spesifik dan jelas. Lebih baik mendapatkan 100 pengunjung dengan kualitas yang tinggi dari pada 1000 pengunjung yang mengunjungi situs anda karena terdaftar pada search phrase yang umum, yang kemudian tidak tertarik dengan apa yang akan kita tawarkan.

Misi utama kita bukan hanya mendapatkan banyak pengunjung, tetapi bagaimana meningkatkan nilai pemasaran dari produk atau layanan yang hendak kita tawarkan di situs. Menjadi ranking 1 di google tidak berarti apa-apa kecuali bisa meningkatkan angka penjualan dari produk atau layanan yang di tawarkan.

Semakin jelas, semakin spesifik, semakin unik keywords yang dipilih, maka semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan pengunjung yang memang sedang mencari apa yang hendak ditawarkan.

Bila mengiginkan hasil yang maksimum, maka kita harus berpikir sebagai costumers atau calon pengunjung. Pikirkan apa yang mereka butuhkan, masalah apa yang mereka hadapi, dan solusi seperti apa yang bisa anda tawarkan untuk membantu.

Belajar cara mencari keyword

Bagaimana cara memilih keywords mana yang paling tepat dan paling relevan untuk situs ? ada 2 metode utama yang bisa di gunakan

Dengan menggunakan online tool yang di sebut Word Tracker di Http://www.wordtracker.com atau yang sejenis, luangkan waktu untuk mencari keywords yang tepat.

Menganalisa statistic pengunjung situs. Lakukan ini setelah melakukan hal yang pertama, untuk menilai hasil dari metode yang pertama.

Wordtracker adalah online tool yang akan mencari variasi yang cocok dari suatu search phrases, termasuk juga sinonim dan kesalahan dalam pengejaan yang biasa dilakukan oleh orang. Juga akan memperlihatkan kepada anda berapa banyak orang yang yang menggunakan kata tersebut dalam waktu kurun waktu 60 hari dan 24 jam terakhir.

Belum ada program lain yang menawarkan informasi yang serupa. Memang ada tools lainnya, seperti Overture’s atau AdWord’s Keywords, tetapi tidak cukup akurat. Untuk alasan inilah mengapa Wordtracker dipilih oleh banyak Search Engine Optimizers (SEOs) dan Internet Marketers.

Secara rutin, kita harus belajar dan menganalisa data statistic dari kunjungan situs anda, untuk mencari keyword mana yang orang gunakan untuk mencari situs kita. Hal ini di lakukan setelah situs berjalan beberapa waktu.

Belajar Menggunakan Wordtracker

Sebelum menggunakan wordtracker, terlebih dahulu kita harus meluangkan waktu untuk membuat daftar kata-kata yang mungkin akan digunakan oleh calon pembeli untuk mencari produk, jasa atau informasi yang hendak ditawarkan. Berpikirlah sebagai pembeli, ini penting untuk diingat.

Wordtracker menawarkan 2 macam pelayanan, yaitu free trial version dan paid (full) version. Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan yang full version. Free Trial Version hanya mengijinkan anda untuk mencari keywords apa yang dicari oleh orang di AltaVista search engine.

Wordtracker memang cukup mahal untuk digunakan, akan tetapi tidak ada cara yang lebih baik untuk mencari keywords yang paling tepat untuk situs anda.

Pada kenyataannya anda bisa menggunakannya untuk memperkirakan berapa banyak pengunjung yang berpotensi bagi situs anda, wordtracker merupakan tool yang sangat berharga bagi bisnis anda. Selanjutnya kita akan Belajar Mengoptimalkan Penggunaan Keyword.

Belajar Mengoptimalkan Penggunaan Keyword

Setelah Belajar Mencari Keyword Yang Tepat, selanjutnya kita bisa Belajar Mengoptimalkan Penggunaan Keyword yang telah kita cari dan pilih. Mengoptimalkan penggunaan keyword adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Keyword Phrase

Setelah belajar menggunakan Wordtracker untuk mencari keyword anda, seharusnya kita telah mendapatkan daftar keyword phrase. Idealnya anda memiliki setidaknya satu keyword phrase yang menjadi andalan untuk mempromosikan jasa, produk, atau informasi yang hendak ditawarkan.

Ini merupakan keword phrase primer kita yang harus ditempatkan di halaman situs, terutama pada halaman depan (HomePage).

Kita juga harus memiliki beberapa phrase lain yang lebih spesifik dan lebih bervariasi dari keyword phrase primer, phrase ini untuk digunakan pada produk, jasa, atau isi dari halaman yang lebih spesifik.

Keyword Phrase Primer

Contoh, misalnya situs kita menjual “design rumah” online maka Keyword Phrase Primer: “design rumah” Variasi yang lebih Spesifik :”design rumah pedesaan”, “”design rumah mewah”, “design rumah adat”.

Jangan menggunakan kata-kata yang umum atau satu suku kata untuk keyword. Coba bayangkan betapa sulitnya untuk bisa mencapai posisi puncak untuk kata misalnya “komputer”? anda akan bersaing dengan lebih dari 52 milyar halaman.

Bila situs mempunyai dua buah produk yang sama sekali berbeda, (misalnya popok bayi dan pintu rumah ) atau kita akan menjual pada dua macam konsumen yang berbeda maka sebaiknya mempertimbangkan untuk memisahkan atau membuat situs yang terpisah, satu situs untuk satu kategori.

Keyword Phrase Sekunder

Setelah menggunakan Wordtracker, kita seharusnya memiliki daftar phrase lain tetapi tidak memiliki rating yang tinggi seperti phrase primer, tetapi masih memiliki hubungan dengan produk, jasa yang anda tawarkan.

Ini adalah keyword phrase sekunder, yang juga mempunyai relevansi yang tinggi untuk situs dan bisnis kita, tetapi tidak sering digunakan oleh orang untuk mencari jenis produk, atau jasa yang hendak kita tawarkan.

Seperti contoh diatas, ini adalah keyword phrase sekunder anda untuk design rumah dengan menggunakan wordtracker.

Keyword Phrase Sekunder: “design rumah” adalah “design tempat tinggal” Keyword Phrase sekunder juga harus digunakan di situs anda, tetapi tidak sebanyak dan sesering keyword phrase primer.

Tempatkan Semuanya

Kini kita telah belajar dan memiliki daftar keyword phrases, strategi umum yang bisa kita gunakan untuk mengoptimalkan keywords pada situs akan dipelajari pada bagian ini.

Untuk mengoptinalkan penggunaan keyword phrases, idealnya gunakan tidak lebih dari 2 keyword phrases yang berbeda.

Setiap halaman seharusnya mengandung Keyword Phrases Primer. Halaman utama situs anda juga harus menyertakan Keyword Phrases Sekunder. Setiap produk, jasa, atau isi dari halaman harus terdapat keyword phrase primer.

Halaman utama adalah halaman yang seharusnya mempunyai rangking tertinggi, dan haruslah banyak mempunyai link dari situs lain, anda harus menempatkan secara khusus keyword phrases primer anda. Halaman utama anda akan menghubungkan kesetiap halaman lain yang ada di situs anda yang sudah anda optimalkan untuk keyword phrases yang lebih spesifik.

Dengan menggunakan contoh “design rumah” seperti diatas:

Halaman utama: optimalkan untuk “design rumah” (phrase primer) dan “design gedung” (phrase sekunder)

Halaman Design Rumah Adat: optimalkan untuk “design rumah adat” phrase dan variasi lain, misalnya “Design rumah adat jawa”. Catatan: phrase ini juga mengandung Keyword Phrase Primer. Ini merupakan situasi yang ideal.

Halaman Design rumah adat jawa: optimalkan untuk “Design rumah adat jawa” phrase.

Halaman Hubungi Kami: sisipkan juga “design rumah” beberapa kali pada halaman ini. Karena halaman ini tidak mempunyai hubungan dengan halaman lain selain halaman utama, jadi gunakan keyword phrase primer.

Halaman Tentang Kami: sama seperti halaman Hubungi Kami. Ini merupakan contoh secara umum, tergantung bagaimana cara anda untuk melakukannya. Selanjutnya kita akan Belajar Mengoptimalkan Situs.

Belajar mengoptimalkan situs

Setelah kita Belajar Mengoptimalkan Penggunaan Keyword selanjutnya kita akan Belajar Mengoptimalkan Situs. Pada Bagian ini kita belajar tentang aspek-aspek dan elemen-element apa saja yang harus diperhatikan untuk mengoptimalkan situs.

Hal ini sangat berguna untuk meningkatkan tingkat keterhubungan (relevansi) situs dengan hasil pencarian (keywords phrase) di google, untuk itu pula kita harus belajar dan mengerti cara mendesign dan menstruktur situs.

Sebelum kita memulainya, baiknya kita perhatikan dulu hal-hal berikut ini :

Situs haruslah mempunyai kualitas yang tinggi, bermanfaat, memiliki isi yang memang ingin di baca oleh pengunjung.

Hal ini sering kali diabaikan, kita harus meluangkan waktu untu membuat isi yang relevan dan mengurangi waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, sepeti mambuat animasi, gambar atau semacamnya terutama pada halaman utama.

Ingatlah bahwa google menggunakan software yang secara automatis menganalisa text di situs anda, hal ini berarti google akan mengabaikan gambar, dan elemen multimedia, begitu juga dengan pengunjung situs.

Kita harus berpikir bahwa mengoptimalkan situs seperti menanam saham. Sekali situs anda di optimalkan, maka akan terus bertahan dari waktu ke waktu akan tetapi tidak untuk selamanya, kita tetap harus mengoptimalkannya lagi secara berkala.

Ini juga berarti bahwa kita akan mendapatkan pengunjung dari search engine dalam hal ini google secara gratis. Bandingkan bila harus membayar dengan cara memasang iklan untuk mendapatkan pengunjung.

Belajar Membuat Struktur Situs Yang Benar

Pada bagian ini kita akan belajar dan membahas tentang struktur dari situs secara umum, yang meliputi – susunan folder, penamaan file, penamaan situs, jumlah halaman, dan bagaimana seharusnya isi di tempatkan pada halaman.

Stuktur berdasarkan Tema dan Topik

Topik atau kategori situs di istilahkan dengan tema (theme), tema dari situs adalah keyword phrase primer (yang telah dibahas sebelumnya). Sebagai contoh, jika situs anda menjual popok bayi, maka tema anda adalah popok bayi.

Setiap halaman dari situs anda harus mengandung kata popok bayi (yang merupakan keyword phrase primer). Anda juga harus mempunyai halaman yang membahas popok bayi dengan bermacam variasi.

Tips: idealnya satu situs hanya boleh memiliki satu subjek utama atau satu kategori. Bila mempunyai lebih dari satu subjek, maka sebaiknya mempertimbangkan untuk membuat situs yang terpisah.

Tujuannnya adalah untuk memisahkan isi dari setiap halaman yang berbeda berdasarkan topik (keyword phrase). Sebagai contoh: bila situs kita menjual design rumah online dan ini adalah tema utama dari situs, dan situs anda juga menjual design rumah adat, design garasi, dan design kebun, maka setiap halaman harus menyinggung ketiga macam design tersebut.

Akan tetapi, mana yang menjadi topik utamanya ? Bila ketiganya muncul di setiap halaman, ini berati setiap halaman mempunyai keywords design rumah adat, design garasi, dan design kebun, maka tidak ada dari ketiga macam plans ini yang memiliki hubungan yang kuat bagi google.

Cara yang benar untuk membuat struktur situs adalah: setiap halaman hanya memiliki satu keyword phrase. Halaman satu hanya membahas design rumah adat, halaman lain hanya membahas design garasi, dan halaman lainnya lagi membahas design kebun.

Dengan demikian maka setiap halaman mempunyai satu keyword saja tetapi mempunyai hubungan yang kuat untuk search phrase di google, setiap halaman akan memiliki rangkings yang kuat untuk keywordnya sendiri, hal ini sangat penting.

Selanjutnya kita harus membuat link pada setiap halaman, halaman design garasi hanya berhubungan dengan halaman lain yang juga hanya membahas design garasi, begitu juga yang lainnya. Dengan menggunakan keyword phrase sebagai text link akan membantu memperkuat hubungan dari setiap halaman. Hal ini akan dibahas lebih jauh pada bagian lain.

Stuktur yang benar adalah bila situs anda menawarkan produk, atau jasa yang berlainan kategori, maka sebaiknya dibuat pada halaman yang terpisah. Idealnya hanya ada satu topik untuk setiap halaman.

Buatlah halaman singkat yang banyak

Situs dengan banyak halaman biasanya akan mendapat rangking yang lebih baik dari pada situs yang hanya memiliki sedikit halaman, hal lainnya adalah seimbang. Lebih baik membuat 50 halaman yang singkat dari pada 5 halaman yang panjang. Setiap halaman mengandung sedikitnya 200 kata yang relevan.

Halaman yang singkat akan diindex dan didownload lebih cepat. Studi menunjukkan anda akan kehilangan 10% dari calon pengunjung disebabkan waktu yang lama untuk mendownload halaman situs dan menampilkannya di browser pengunjung. Bila waktu yang dibutuhkan untuk mendownload lebih dari 5 detik, biasanya orang akan berpindah pada situs yang lain.

Akan tetapi anda juga harus memperhatikan isi, jangan hanya membuat halaman yang berisi hal-hal yang kurang bermanfaat, seperti halaman Tentang kami, halaman Hubungi kami, dan sejenisnya.

Pertahankan situs anda sesederhana mungkin, upayakan untuk tidak menggunakan animasi, gambar-gambar yang kurang relevan, javascript, atau hal yang semacamnya.

Juga pastikan dan bagi halaman anda menggunakan H1, H2, dan H3, heads, dan sertakan keyword pada head tersebut. Bukan hanya akan membatu pengunjung untuk membaca halaman lebih cepat, tapi juga akan membuat tingkat relevant yang tinggi bagi google.

Ingatlah hanya gunakan satu topik untuk setiap halaman, dan optimalkan keyword anda. Buatlah sendiri isi dari halaman tersebut, jangan menggunakan software yang memakai template untuk menghasilkan halaman, karena halaman anda akan terlihat seperti cookie-cutter dan google akan mengira bahwa halaman anda adalah duplikasi dari situs lain.

Peringatan: Jangan membuat halaman yang identik sama, atau sangat mirip. Google mungkin akan menganggap bahwa itu adalah spam atau duplikasi dan halaman bahkan situs anda mendapat penalti dikeluarkan dari index. Berhati-hatilah jika pada HTML dan PDF jika kedua versi tersebut mempunyai isi yang sama. Google akan mengindex keduanya.

Contoh-contah jenis halaman yang harus anda buat:

* Halaman Depan

* Produk,jasa, isi utama yang ingin anda berikan

* Tanya Jawab(FAQ)

* Sitemap/Map Situs(yang menghubungkan setiap halaman)

* Tentang Kami

* Hubungi Kami

* Links-link yang berhubungan

* Link pada kami

* Testimonials

* Copyright

* Pemesanan

Menambahkan halaman-halaman baru pada situs secara berkala akan meningkatkan total pagerank situs. PR di nilai perhalaman, dan di bagi dengan total jumlah halaman. Selanjutnya kita akan belajar cara menempatkan file pada situs.

Belajar menempatkan file pada situs

Setelah Belajar Mengoptimalkan Situs selanjutnya kita akan Belajar menempatkan file. Belajar menempatkan file sangat penting untuk diperhatikan, bagaimana cara menempatkan file akan berpengaruh pada rangking situs. Ketika google mengcrawl situs, biasanya dimulai dari halaman depan, kemudian mengikuti link yang ada pada setiap halaman.

Google akan mencari link dari situs lain yang merujuk ke situs kita. Secara umum google mencari file yang terdekat yang bisa di temukan, biasanya pada root folder.Disinilah biasanya halaman depan situs anda berada. Web designer biasanya membuat beberapa tingkatan folder pada server untuk memudahkan dalam pemeliharaan.

Google akan memberikan score yang rendah pada halaman yang tidak berada pada root folder. Google tampaknya tidak suka mengindex situs yang mempunyai lebih dari 2 level kedalaman folder. Idealnya, semua halaman harus berada dalam satu folder dengan halaman depan atau tidak lebih dari satu level kedalaman folder. Itulah sebabnya mengapa belajar penempatan file sangat penting.

Batasan Waktu

Google mempunyai batasan waktu pada saat mengcrawl. Jika situs kita adalah situs yang besar, google mungkin tak mempunyai cukup waktu untuk mengcrawl seluruh halaman. Masalah batasan waktu ini bisa diatasi dengan menjaga agar halaman tetap bersih dan lancar dengan meniadakan code. Ini juga akan membuat halaman lebih cepat ketika di download, dan membuat pengunjung lebih senang.

Studi menunjukkan bahwa anda akan kehilangan 10% dari calon pengunjung disebabkan lamanya waktu untuk meload halaman situs. Batasan waktu untuk meload halaman biasayanya adalah 5 detik.

Mungkin kita harus merelakan calon pengunjung pergi kesitus lain jika batasan waktu untuk meload halaman lebih dari 5 detik. Harus di ingat bahwa masih banyak yang menggunakan dial-up modems untuk koneksi internet.

Ini berarti kita harus menjaga agar tidak menggunakan code lebih dari pada isi text dari halaman. Kebanyakan halaman web 80% atau bahkan 90% berisi javascript dan style code (hard-coded font information or inline style blocks).

Klik kanan pada halaman web dan klik View Source – akan terlihat betapa mengherankan betapa banyaknya jumlah code pada halaman tersebut. Padahal google akan mengabaikan code tersebut, akan tetapi membutuhkan waktu bagi kita untuk menemukan porsi yang tepat.

Menggunakan Keyword Untuk Nama Situs

Bukanlah hal yang penting untuk menggunakan keyword untuk nama situs, google tidak melihat apakah keyword cocok dengan nama situs anda. Memang ide yang bagus bila menggunakan nama situs sesuai dengan keyword phrase primer anda. Bila versi .com telah dipakai oleh orang lain, cobalah menggunakan versi .net atau versi .cc itu tidak menjadi soal bagi google.

Bila ingin mendaftarkan nama situs anda, pisahkan setiap kata dengan hypen (-), jika tidak google tidak bisa membedakannya dan menganggap bahwa itu adalah satu suku kata. Berikut contoh yang benar untuk nama situs: http://primary-keyword-phrase.com

Perlu diperhatikan juga untuk tidak menggunakan lebih dari 2 hype, akan tampak seperti spam bagi google jika anda menggunakan lebih dari 2 hypen. Memang menggunakan merk atau nama perusahaan anda adalah juga faktor yang penting agar mudah untuk diingat, tetapi sertakan satu atau dua keyword juga didalamnya.

Misalnya nama perusahaan anda adalah Blue Moose Web maka gunakanlah www.bluemoose-web-design juga www.best-web-design.com.

Selanjutnya kita akan belajar mengoptimalkan halaman situs.

Belajar Mengoptimalkan halaman situs

Setelah Belajar Menempatkan File Pada Situs, langkah selanjutnya adalah belajar mengoptimalkan halaman situs untuk mencapai rangking yang tinggi di google. Hal ini sangatlah penting, bahkan menjadi pusat perhatian para SEOs (Search Engine Optimizers). Google akan menganalisa seberapa relevannya halaman web anda dengan kata yang dicari, dan juga relevansinya dengan link yang merujuk ke situs kita dari situs lain.

Perlu juga di perhatikan, bukan hanya file HTML saja yang perlu di optimalkan, jika situs anda mengandung file PDF, Word dan file ini bisa ditemukan oleh google, maka file-file ini juga akan diikutkan dalam faktor perhitungan rangking anda di google.

Faktor Keyword Dalam Algorithma Perangkingan

Faktor-faktor berikut yang ikut menentukan dalam algorithma perangkingan google untuk mengukur tingkat relevansi. Google akan menganalisa faktor keyword dan memberikan score untuk setiap halaman secara terpisah.Berikut ini faktor-faktor yang yang ikut berperan, diurutkan berdasarkan tingkat kepentingannya, akan tetapi perlu diingat bahwa algorithma google selalu berubah.

Kedekatan Keyword

Google akan melihat setiap kata, untuk menentukan phrase. Keyword proximity adalah pengukuran kata dalam tingkat keterkaitannya atau kedekatannya atas subjek yang dicari. Semakin dekat hubungannya kata-kata yang digunakan, semakin benar urutannya maka akan semakin baik pula rangkingnya.

Contoh : jika seseorang melakukan pencarian menggunakan kata “design rumah adat”. Google akan memberikan nilai yang tinggi jika halaman anda mengandung kata “design rumah adat” dari pada jika halaman anda mengandung kata “design gedung dan rumah adat”.

Akan tetapi karena didalam halaman anda mengandung ketiga kata yang dicari, maka halaman anda tetap akan memperoleh nilai. Inilah yang dimaksud dengan keyword proximity.

Penempatan Keyword

Yaitu dibagian mana keywords di tempatkan pada halaman. Google akan melihat kewords pada judul halaman, headings, body text, links, alt image text, dropdown boxes, nama file, dan nama domains.

Penempatan Keyword di bagian-bagian yang menonjol

Yaitu penempatan keyword pada bagian-bagian atau tempat-tempat yang menonjol. Penempatan keywords pada Heading 1 (H1) dan pada paragraph pertama halaman adalah yang terbaik.

Jumlah Keyword

Atau bisa disebut juga keyword weigth, adalah jumlah keyword yang ditemukan pada halaman dibagi dengan jumlah seluruh kata yang terdapat pada halaman. Ada beberapa hal yang bisa membingungkan dalam perhitungan ini, beberapa program akan melihat di tempat dan dengan cara yang berbeda dalam menghitung keyword density.

Tidak ada jumlah yang ideal untuk keyword density ini, 6-20 % cukup bagus. Jangan sampai halaman anda dianggap spam, karena terlalu banyak menggunakan keyword. Dengan kata lain, jangan penuhi halaman hanya dengan keyword, bukan hanya pembaca anda akan menganggap bahwa situs kita adalah situs amatiran.

Bahkan google mungkin akan mempenalti situs. Belum jelas apakah google menghitung keyword density ini perhalaman atau dari setiap halaman atau mungkin juga keduanya untuk dalam algorithma perangkingan.

Faktor jumlah keyword ini sangat penting pada masa yang lalu, anda mungkin masih menjumpai beberapa literatur yang menekankan pentingnya fator ini. Untuk google (setidaknya akhir-akhir ini) ini tidak lagi terlalu penting, akan tetapi kemungkinan bisa berubah.

Format Keyword

Yaitu pengukuran dengan cara melihat apakah keyword dicetak tebal, miring. Tempat yang terbaik untuk menempatkan keyword adalah pada pragraph pertama. Masalah pencetakan keyword ini bukanlah yang sangat penting, tetapi akan sedikit membantu.

Belajar membuat Judul (TITLE)

Bila ada tempat yang paling penting dimana keyword harus berada, itu adalah pada judul (title), yaitu berada antara TITLE ../TITLE tags pada HEAD section. Judul halaman (jangan salah membedakannya dengan heading) adalah apa yang akan tertera pada title bar pada browser, dan juga apa yang akan tertera bila membookmark halaman tersebut.

Penggunaan keywords yang benar pada setiap judul halaman sangat menentukan pada google, terutama pada home page. Jika tidak ingin melakukan hal lain untuk mengoptimalkan situs, setidaknya lakukanlah hal ini.

Juga yang harus diingat “Keywords” META tag akan diabaikan oleh google. Konsentrasikan perhatian pada judul dari setiap halaman, pastikan bahwa setiap judul halaman mengandung keyword yang tepat.

Judul seharusnya tidak lebih dari 9 sampai 60 kata, dengan keywords digunakan pada awal setiap judul. Karena google mencari keyword yang relevan pada judul, ini berarti bahwa anda sebaiknya jangan menyertakan nama perusahaan.

Kecuali bila nama nama perusahaan anda sudah dikenal dan dijadikan trade mark, seperti Disney, Nike, Yahoo. Bila anda memang ingin memasukkan nama perusahaan tempatkanlah di akhir. Setiap judul haruslah unik, jangan sampai terjadi duplikasi.

Bila anda mengingat satu kata pada seluruh halaman ini-hafalkan pada ingatan anda.

Faktor penggunaan judul yang salah dan tidak konsisten, akan menurunkan rangking anda di google, kecuali anda memiliki isi yang relevan dan link yang berkualitas dari situs lain.

Tabel berikut menunjukkan mana penggunaan yang salah dan mana yang benar pada situs yang menjual house plans. Anda bisanya melihat situs yang menggunakan “Home” pada judul home page, google akan mengira bahwa situs ini tentang homes (rumah/perumahan).

Web Page

Judul yang salah

Judul yang benar

Halaman Depan

Home

Design Rumah Unik

Halaman Kontak

Contact Us

Hubungi kami untuk pertanyaan tentang Design rumah kami

Tentang Kami

About Us

Kami adalah pembuat design rumah

Halaman Link

Links

Link untuk informasi lebih lanjut tentang design rumah

Seperti yang anda lihat, anda harus menggunakan keyword yang relevan pada setiap judul halaman situs anda.

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat judul:

• Setiap halaman mempunyai judul yang unik

• Usahakan untuk menyertakan Keyword Phrase Primer anda

• Mulailah dengan home page yang menyertakan Keyword Phrase Primer, diikuti Keyword Phrase Sekunder.

• Gunakan variasi yang spesifik untuk keyword phrase primer pada produk, jasa, atau isi halaman.

• Jika harus mengikutkan nama perusahaan, tempatkan di akhir kalimat.

• Jangan berlebihanmenggunakan keyword, jangan mengulang lebih dari 2-3 kali pada judul.
• Pastikan (TITLE) tags adalah element pertama pada section HEAD, ini memudahkan google menemukannya.

Akuntansi dan Pajak Perusahaan is powered by WordPress | Entries (RSS) and Comments (RSS)| Partnerprogramm Theme