Sungguh dahsyat apa yang saya dapatkan, setelah mengikuti pelajaran internet marketing dari Bapak GM Susanto, anda akan dipandu step by step bagaimana memulai bisnis online, materi yang sangat lengkap & mudah dipelajari
Materi-materi Internet Marketing yang akan anda dapatkan
Materi 1 : MODUL BASIC Tentang Internet Marketing (Target Marketing, Ide Bisnis, dll)
Materi 2 : Bagaimana Cara Membuat E-Book Untuk Di Jual Di Internet
Materi 3 : Teknik Membuat Website Penjualan Sederhana
Materi 4 : Contoh Penerapan Materi Dengan Melihat Video
Materi 5 : Teknik Membuat Headline Yang AMPUH Untuk Website Penjualan Anda
Materi 6 : Teknik Membuat Surat Penjualan Yang AMPUH Untuk Menarik Pengunjung
Materi 7 : Teknik Menghasilkan Uang Dengan Cepat Bagian 1
Materi 8 : Teknik Menghasilkan Uang Dengan Cepat Bagian 2
Materi 9 : Pelajari Studi Kasus Meraup Dollar Di Internet
Materi 10 : Teknik Dan Strategi Dalam Menjalankan Internet Marketing Untuk Anda
Materi 11 : Daftar Kelas ONLINE Lanjutan (Materi pembelajaran akan dikirim melalui email)
Silahkan lihat websitenya di belajar internet marketing
Analisis Laporan Keuangan adalah sesuatu yang sangat penting untuk mengambil keputusan karena dalam analisis bisnis itu terdapat propek dan resiko berikut apa yang dikatakan oleh John J Wild
Finacial statement analysis is part of business analysis, business analysis is the evaluation of a company’s prospects and risks for the purpose of making business decisions.
These business decisions extend to equity and debt valuation, credit risk assessment, earning predictions, audit testing, compensation negotiations, and countless other decision, Business Analysis aids in making informed decisions by helping structure the decision task through an evaluation of a company’s business environment, its strategies, and its financial position and perfomance.
UU No. 42 Tahun 2009 tentang PPN & PPn Bm, setiap perubahan undang-undang selalu memiliki konsep yang berbeda dengan sebelumnya, meski tidak selalu berbeda secara frontal, demikian halnya dengan UU PPN / PPn Bm yang sudah diundangkan dalam lembaran Negara pada tanggal 15 Oktober 2009, Banyak yang berubah yang perlu dipahami dan diantisipasi oleh para pengusaha.
Permasalahan PPN selama ini sering menjadi momok yang mengerikan terutama menyangkut sanksi atas kesalahan-kesalahan pengusahaan, untuk menghindari sanksi tersebut diperlukan kejelian dalam memahami pokok-pokok perubahan dalam UU No. 42 Tahun 2009 ini.
Perubahan-perubahan mengenai : Faktur Pajak, Pengkreditan Pajak Masukan, Nota Retur, Restitusi PPN, Tarif PPn Bm dan sebagainya mengalami perubahan dalam UU PPN yang akan segera efektif 1 April 2010 ini, sudahkan anda mengapdate & mengantisipasinya …. ?
INTRODUCTION TO TRANSACTION ANALYSIS, THE BASIC ACCOUNTING EQUATION
Accounting is built upon the fundamental accounting equation:
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
This equation must remain in balance and for that reason our modern accounting system is called a dual-entry system. This means that every transaction that is recorded in accounting records must have at least two entries, if it only has one entry the equation would necessarily be unbalanced.
The equation’s three parts are explained as follows:
1. Assets = what the business has or owns (equipment, supplies, cash, accounts receivable)
2. Liabilities = what the business owes outsiders (bank loan, accounts payable)
3. Owner’s Equity = what the owner owns (investment and business profit)
THE ACCOUNTING EQUATION
From the equation we can see that what the business owns (assets) equals what it owes both creditors (liabilities) and the owners (equity).
The business owes creditors for loans made and other obligations to pay for goods or services.
The business owes the owner for any money or other assets that the owner invests in the business
The business also owes the owner the profit that is realized from business operations.
The accounting equation can be expressed in 3 ways:
Assets = Liabilities + Owners’ Equity
Liabilities = Assets – Owners’ Equity
Owners’ Equity = Assets – Liabilities
If you know any two of the amounts you can calculate the third.
Business Transactions occur on a daily basis as a result of doing business. Items are purchased or sold, credit is extended or borrowed, income is made or expenses are assumed. These business transactions result in changes to the three elements of the basic accounting equation.
1. A transaction that increases total assets must also increase total liabilities or owner’s equity.
2. A transaction that decreases total assets must also decrease total liabilities or owner’s equity.
3. Some transactions may increase one account and decrease another on the same side of the equation i.e. one asset increases and another decreases.
Regardless of the nature of the specific transaction, the accounting equation must stay in balance at all times.
Transaction Analysis is the process of reconciling the differences made to each side of the equation with each financial transaction occurs. Let’s look at some sample transactions to get a better understanding of how the analysis and equation work.
The accounting equation for a brand new company will look like this:
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
$0 $0 $0
EXAMPLE
Transaction 1:
The owner deposits $5000 in the checking account to begin operations
Journal :
Cash $ 5000 ( Debit )
Owner’s Equity $ 5000 ( Credit )
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
+$5000 $0 +$5000
The asset “Cash” is increased by $5000 and the Owner’s Equity is increased $5000. The business owes the owner $5000.
Transaction 2:
The business purchases a computer, on credit, for $2500.
Journal :
Office Equipment/Computer $2500 ( Debit )
Liabilities $2500 ( Credit )
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
+$2500 +$2500 $
The asset “Computers” is increased by $2500 and the liability is also increased $2500 because the business now owns the store $2500.
Belajar persamaan dasar Akuntansi ini, secara lengkap dibahas di CD Video Tutorial Dasar-Dasar Akuntansi, segeralah miliki dengan mengkuti kursusnya.
Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan : PMK-196/PMK.03/2007 tertanggal 28 Desember, maka pembukuan dalam bahasa asing dan satuan mata uang selain rupiah dapat diselenggarakan dengan tata cara sebagai berikut :
Pembukuan dengan menggunakan bahasa asing dan mata uang selain rupiah hanya dapat dilakukan dengan mengunakan Bahasa Inggris dan satuan mata uang Dollar Amerika Serikat.
WP yang dapat melakukan pembukuan asing tersebut ialah WP yang memenuhi kriteria seperti :
1. WP dalam rangka penanaman Modal Asing yang beroperasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan penamanan Modal Asing.
2. WP dalam rangka kontrak karya yang beroperasi berdasarkan kontrak dengan pemerintah Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan pertambangan selain pertambangan minyak gas bumi.
3. WP Kontraktor kontrak kerja sama yang beroperasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan pertambangan minyak gas & bumi
4. Bentuk Usaha Tetap sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (5) Undang-undang PPh atau sebagaimana diatur dalam perjanjian penghindaran Pajak Berganda ( P3B ) terkait.
5. WP yang mendaftarkan emisi sahamnya baik sebagian maupun seluruhnya di bursa efek luar Negri.
6. Kontrak Investasi Kolektif ( KIK ) yang menerbitkan reksadana dalam denominasi satuan mata uang Dollar Amerika Serikat dan telah memproleh surat pemberitahuan efektif pernyataan pendaftaran dari Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pasar modal.
7. WP yang berafiliasi langsung dengan perusahaan induk di Luar Negri, yaitu perusahaan anak ( Subsidiary Company ) yang dimiliki dan/atau dikuasai oleh perusahaan induk ( Parent Company ) di luar negri yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 ayat (4) huruf a dan huruf b Undang-Undang PPh
Testimoni
MYOB merupakan software yang sangat bagus & mudah digunakan & cepat dimengerti, kami mempercayakan DIKAMANDIRI MEDIA untuk memberikan pelatihan staf kami yaitu “PT. O & O & PT. I L untuk mempercepat informasi laporan Keuangan & membuat laporan konsolidasi
Bapak Nyoman Putra
Director of Finance ” PT. O & O & PT. IL
Apakah anda bingung menentukan topik mana yang akan anda sajikan dalam web adsense anda ?
Jika anda memang berkonsentrasi pada income semata (dan bukan ingin melayani pengunjung melalui sajian informasi-informasi yang anda berikan secara berkala).
Maka tentu sebaiknya anda memilih kata kunci yang bernilai tinggi atau High Paying Keyword.
Bagaimana memperolehnya ?
Hal ini dulu bisa dilihat melalui overture, namun belakangan overture menghapus fasilitas ini berhubung banyak yang menggunakannya semata-mata untuk perolehan adsense dan bukan untuk memasang iklan guna mempromosikan web mereka.
Namun …masih ada jalan keluarnya.
Ada situs yang menyediakan Top Paying Keyword
http://www.toppayingkeywords.com/
Anda bisa dapatkan gratis daftar dari 25 Top Paying Keyword, tapi bila ingin lebih banyak tentu harus membeli.
Situs lainnya adalah yang juga free adalah :
http://try.keywordcountry.com/report/?gclid=CLqY2duCyYwCFQaNbgod0UL0aQ
Top atau High Paying Keyword ini tentu tidak konstan dari waktu ke waktu, tetapi secara umum keyword yang sekarang ini tinggi, akan tetap tinggi dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.
Contohnya kalau saat ini sedang banyak diminati digital camera sehingga produsen maupun suplier/ penjual digital camera berani memasang ‘bid’ (harga klik) yang tinggi, maka beberapa bulan kemudian (atau bahkan beberapa tahun) masih cenderung demikian. Minat masyarakat umum tidak akan secara drastis berubah.
Tool gratis lainnya , anda bisa gunakan Google Keyword Tool di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal
Anda akan mendapatkan data berapa harga bid yang dipasang pengiklan untuk keywords tertentu dan berapa banyak pencarian yang dilakukan terhadap keywords tsb (volume search).
Jika anda sama sekali belum mengetahui tentang Adwords, maka sedikit penjelasan di sini :
Iklan-iklan yang muncul di Google Adsense berasal dari para pemasang iklan melalui program Google Adwords. Para pengiklan membayar setiap 1000x tayang iklan maupun per-klik. Mereka harus menetapkan harga CPM (harga per 1000 tayang) dan juga CPC (harga per klik).
Ada banyak web perikalnan lain selain Google Adwords yang juga menawarkan untuk mengiklankan secara PPC (Pay per Click). Namun karena yang kita tuju adalah Google Adsense, maka data yang kita ambil tentunya harus dari Google juga. Semakin tinggi pengiklan Adwords memasang harga CPC, semakin tinggi juga iincome yang kita dapat jika ada yang meng-klik iklan Adsense di website kita.
Ada keyword yang tinggi CPC nya (karena banyak pesaing), tapi tidak terlalu banyak yang mencari keywords tersebut di search engine. Jika anda ingin banyak pengunjung datang ke web AdSense anda melalui seacrh engine, maka anda juga harus mempertimbangkan mencari thema web dengan keywords yang sering dicari.
Beberapa tools di bawah ini juga bisa anda gunakan :
http://www.tele-pro.co.uk/scripts/google/popularity.asp
Hanya menampilkan berapa banyak pencarian
http://inventory.overture.com/d/searchinventory/suggestion/
Info lengkap kata-kata kunci yang lebih mendalam serta banyaknya pencarian tiap kata kunci.
Ok semoga berguna dan sampai jumpa.
MYOB is powered by DIKAMANDIRI MEDIA, Copyright© 2010