Akuntansi dan Pajak Perusahaan MYOB

LANGKAH-LANGKAH PENGISIAN SPT PPh Badan

SPT

Langkah I, Susun Laporan Keuangan

Untuk menyusun Laporan Keuangan, anda bisa dengan cara menual, atau dengan Microsoft Excel, dengan software seperti : MYOB, OBM Enterprise, DacEasy Accounting dan masih banyak software akuntansi lainya, kami rekomendasikan gunakanlah software MYOB, karena simple & mudah pengoprasiannya.

Sebelum menyusun Laporan Keuangan, maka kumpulkanlah data-data nya seperti :
– Data Penjualan Cash/Kredit atau  semua penghasilan yang anda terima selama satu tahun.
– Data Pembelian Cash/Kredit atau semua biaya yang telah anda keluarkan selama satu tahun
– Data Perpajakan (  bukti potong PPh 23 dan PPh Pasal 22 yang Anda terima/peroleh )
– Data Aktiva Tetap yang Anda miliki s/d 31-12
– Siapkan data Pengurus dan Komisaris lengkap dengan alamat dan NPWPnya.

Langkah II, Identifikasi Data

Mengidentifikasi apakah penghasilan tsb merupakan obyek PPh tidak final, obyek PPh final atau bukan merupakan obyek pajak
Melakukan pemilahan mana biaya yang boleh dibiayakan di SPT Tahunan mana yang tidak boleh dikurangkan/ melakukan rekonsiliasi fiscal

Langkah III, Mengisi Form SPT Tahunan

• Baca buku petunjuk pengisian SPT Tahunan dengan cemat.
• Input ke dalam e-SPT PPh Tahunan, mulai dari lampiran.
• Isi terlebih dahulu Lampiran SPT sebelum mengisi Induk SPT.
• Bila diperlukan dapat dibuat lampiran tambahan.
• Induk SPT beserta lampirannya diisi rangkap dua:
– Satu lembar untuk Kantor Pelayanan Pajak.
– Satu lembar untuk arsip Wajib Pajak.
• Angka-angka rupiah dalam SPT Tahunan berikut lampirannya dinyatakan dalam rupiah penuh.
• Ditandatangani oleh Wajib Pajak/pengurus atau kuasa.

Kalau masih bingung, dapatkan  Tutorialnya secara langkap mulai dari penyusunan Laporan Keuangan Komersial & Fiskal, sampai dengan pengisian SPT, dengan mengikuti kursus Komputer Akuntansi & Perpajakan di lembaga kami. 100% skill

Akuntansi dan Pajak Perusahaan is powered by WordPress | Entries (RSS) and Comments (RSS)| Partnerprogramm Theme